Produk-produk Fashion Lokal yang Pernah Digunakan Oleh Jokowi

Apabila Anda memperhatikan kegemaran dari Presiden kita, Bapak Joko Widodo pada karya lokal itu sudah bukan hal yang aneh dan tidak lagi diragukan. Karena tidak hanya satu atau dua kali beliau membeli dan menggunakan produk lokal tersebut.

Bahkan, Pak Jokowi sendiri mengatakan bila bangga dengan produk lokal yang setiap kali dia beli akan menjadi viral, setelah banyak orang yang menyerbu brand tersebut untuk dibeli agar bisa mempunyai benda yang sama dengannya.

Jaket bomber

Masih ingatkah Anda saat begitu banyak orang yang turun ke jalanan untuk melakukan demo tanggal 4 Desember tahun 2016 yang lalu, Pak Jokowi dengan penampilan santai dan memakai jaket bomber berwarna hijau. Beliau memimpin jalannya rapat terbatas di Istana Bogor kemudian berlanjut hingga memberikan keterangan kepada media.

Jaket bomber tersebut merupakan keluaran salah satu brand lokal, bernama ZARA. Dimana sebenarnya jaket yang dikenakan oleh beliau adalah kepunyaan salah seorang anaknya. Berkat “endorse’ gratis dari Pak Jokowi, kala itu si jaket bomber menjadi incaran banyak orang.

Payung biru

Pak Jokowi kembali membuatnya dirinya menjadi perhatian masyarakat, dikarenakan ketika terjadi aksi 212 di monas 2016 silam beliau turun ke lapangan dan bergabung di keramaian menggunakan sebuah payung berwarna biru.

Dimana lagi-lagi benda yang beliau pegang pasti menjadi viral dan memang pada akhirnya payung yang disinyalir milik pak SBY tersebut menjadi buah bibir. Ternyata masyarakat Indonesia itu cukup unik, karena sejak itu banyak yang membeli payung dengan warna yang sama dengan beliau.

Sandal Fladeo

Saat sedang melakukan kunjungan ke Balikpapan di Kalimantan Timur. Pak Jokowi mendatangi Balikpapan Superblock, disana beliau membeli sandal lokal dari brand Fladeo. Sandal berwarna biru tersebut diuploadnya ke media sosial miliknya dan menjadi trending topic.

Pada postingannya beliau juga menambahkan caption yang bertulis “Mampir Balikpapan Superblock, membeli sandal. Dapat diskon menjadi 199 ribu rupiah. Produk Indonesia memang bagus kualitasnya”.

Barbershop

Selain produk-produk lokal, ternyata ada juga jasa pangkas rambut yang terciprat rezeki karena Pak Jokowi. Tempat pangkas rambut tersebut bernama Hunky Dory Barbershop, berlokasi di Bogor. Terkenalnya barbershop ini karena Kaesang, anak bungsu dari Pak Jokowi mengunggahnya di Vlog pribadi miliknya di tahun 2017 lalu. Sejak saat itu hingga kini, barbershop tersebut selalu ramai oleh pelanggan.

Jaket denim

Pertama kali Bapak Jokowi unjuk gigi menggunakan jaket karya Never Too Lavish adalah ketika menggeber Chopperland yang dimilikinya di area Pelabuhan Ratu, Provinsi Jawa Barat tahun 2017 silam. Pada momen tersebutlah nama Never Too Lavish menjadi dikenal di antara penyuka busana custom (made by order) Indonesia. 

Sneakers hitam

Selanjutnya ada NAH Project, mereka adalah salah satu dari sekian banyak brand lokal yang namanya semakin dikenal masyarakat karena “endorse” dari Pak Presiden. Hal tersebut berawal, ketika Pak Jokowi menggunakan sneakers produksi mereka.

Sejak saat itu, sneakers yang sama dengan milik Pak Jokowi pasti akan langsung habis dibeli oleh masyarakat. Bahkan saking sukanya dengan sneakers dari NAH, beberapa kali beliau terlihat mengenakannya.

Bulls Syndicate

Siapa yang menyangka bila jaket dengan warna merah menyala yang dikenakan oleh Bapak Jokowi saat menyaksikan Asian Games tahun 2018 lalu adalah brand lokal milik Bulls Syndicate yang berasal dari Solo. Bahkan sang pemilik saja tidak menyangka jika itu adalah jaket miliknya.

Jaket model Nascar seharga 375 ribu rupiah tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat saat itu, baik yang berada di lokasi maupun yang melihat melalui televisi. Tentunya setelah itu, brand lokal ini banyak dicari oleh para pelanggan.

Rawtype Riot

Jaket lokal pertama yang menarik perhatian dari Bapak Jokowi, yaitu Rawtype Riot. Brand ini berasal dari Bandung dan digunakan oleh beliau di Istana Bogor saat perayaan Sumpah Pemuda, tahun 2017 yang lalu.

Ketika itu, Bapak Jokowi memang mengumpulkan para pemuda kreatif, termasuk diantaranya pemilik usaha lokal di bidang fashion. Nah, diantara merk lokal tersebut adalah Rawtype Riot. Awalnya pemilik usaha ingin memberikannya sebagai hadiah, namun ditolak oleh Pak Jokowi dan dibeli seharga Rp 500.000.

Pak Jokowi pernah mengatakan, bila kualitas produk lokal sebenarnya tidak kalah dengan produk yang berasal dari luar negeri. Hanya saja masyarakat Indonesia masih banyak yang merasa gengsi untuk menggunakan karya negaranya sendiri dan lebih suka bila memakai benda-benda branded dari mancanegara.

Begitu banyak karya dari masyarakat lokal yang sebenarnya sudah mulai go internasional dan benar-benar memiliki pasarnya sendiri di mancanegara, bahkan terkadang saking besarnya permintaan. Pengusaha lokal kita, selalu keteteran dalam memenuhi pesanan tersebut. 

Jadi, yuk kita mulai menggunakan dan membeli produk-produk dari negeri ini supaya roda perekonomian dan perdagangan di Indonesia juga bisa semakin berkembang, khususnya di area pedesaan yang selalu menjunjung kearifan lokalnya.